Review Tribit Soundbar S1 Ultimate: Merek SS Kemahalan?
Zaman sekarang apa-apa rasanya lagi makin mahal, apalagi pas kondisi nilai tukar dolar sempat menyentuh angka 18 ribu. Kalau lo punya rencana rutin mau nonton film di bioskop, pengeluaran buat tiket dan jajan di sana pasti bakal mulai terasa berat.
Sebagai solusi hemat, investasi ke perangkat audio rumah bisa jadi pilihan alternatif yang cerdas. Melalui review tribit soundbar s1 ini, gue mau membagikan pengalaman nyata setelah mencoba perangkat minimalis yang bisa lo pakai buat maraton nonton film sepuasnya di rumah.
Awalnya gue kira soundbar ini biasa aja, tapi pas dicoba seminggu, kualitas audionya beneran bikin kaget. Di kelas soundbar budget murah, produk ini membawa alternatif yang cukup menarik perhatian pengguna gadget.
Spesifikasi Singkat Tribit Soundbar S1
| Sektor Spesifikasi | Detail Komponen |
|---|---|
| Sistem Audio | 2.1 Channel System |
| Total Power Output | 200 watt |
| Power Subwoofer | 100 watt (Driver 6,5 inci + Sub Port 6 inci) |
| Power Soundbar | 100 watt (Dua Driver masing-masing 50 watt) |
| Konektivitas Nirkabel | Bluetooth 5.3 |
| Port Fisik | HDMI, USB, AUX In 3,5 mm, Sub Out, Power |
| Preset Sound Modes | Mode Movie, Mode News, Mode S3D |
Metode Pengujian
Dari data pengalaman yang tersedia, produk ini diuji dalam beberapa skenario penggunaan harian, terutama untuk melihat kenyamanan, performa utama, dan value-nya di kelas harga yang dituju.
Pengujian dilakukan secara langsung oleh reviewer selama seminggu penuh untuk memutar berbagai tipe konten audio. Penilaian difokuskan pada pengujian mode suara bawaan, kestabilan koneksi nirkabel, hingga penempatan unit di dalam ruangan.
Baca juga : Eggel Stage: Soundbar 700 Ribuan yang Bikin Setup Kamu Naik Kelas
Penjelasan Produk Tribit Soundbar S1
Tribit Soundbar S1 hadir sebagai sistem audio linear yang dipasangkan dengan boks subwoofer pasif eksternal. Perangkat ini dirancang khusus bagi pengguna yang butuh solusi upgrade audio tv rumah karena kualitas speaker bawaan televisinya dirasa burik atau kurang memuaskan.
Saat pertama kali membuka kotak penjualannya, proses unboxing kardusnya punya cara buka yang agak unik sampai sempat bikin terkejut di awal. Namun setelah dikeluarkan, bodi utamanya tampak gagah dan elegan dengan pendekatan desain yang konvensional minimalis.
Desain dan Build Quality
Secara tampilan, bentuk minimalis dari speaker ini pas banget buat memenuhi selera estetika anak muda atau Gen Z. Desainnya simpel dan tampak mewah tanpa banyak gaya, sehingga gak kelihatan norak seperti speaker bapak-bapak yang penuh aksen chrome atau menyerupai robot kaku.
Build quality dari bodi soundbar utamanya terasa kokoh, padat, dan premium saat diketuk di semua sisi. Di bagian samping bodi, terdapat tombol fisik untuk kontrol power, konektivitas, serta volume. Bagian bawahnya pun sudah dipasangi karet pelindung untuk meredam getaran suara ke permukaan meja.
Untuk unit subwoofer eksternalnya membawa driver berukuran 6,5 inci dengan lubang sub port 6 inci di area belakang. Bodi subwoofer ini kalau diketuk memang terasa agak kopong, tapi secara teknis hal tersebut sengaja dilakukan untuk memberikan ruang udara agar hasil pukulan bass menjadi lebih bulat.
Fitur Utama dan Performa
Sektor performa dari perangkat 2.1 channel ini ditopang oleh total power output sebesar 200 watt. Pembagian dayanya adalah 100 watt untuk subwoofer, dan 100 watt sisanya dialokasikan ke boks soundbar utama yang di dalamnya membawa dua buah driver masing-masing berkekuatan 50 watt.
Semburan dayanya terhitung kencang untuk kelas harganya, bahkan volume maksimalnya diklaim sanggup menjangkau ruangan berukuran hingga 12 x 12 meter. Di bagian belakang soundbar, port konektivitas fisiknya terhitung lengkap mulai dari power, sub out, AUX in, USB, hingga port HDMI untuk TV.
Sistem kontrol audionya mengandalkan remote bawaan karena perangkat ini tidak dibekali dukungan aplikasi handphone ataupun kustomisasi equalizer grafis. Melalui remote tersebut, lo bisa menaikkan intensitas bass dari skala -4 hingga +4, serta menurunkan intensitas treble sampai batas minus 2 atau minus 3.
Baca juga : Tribit XSound Plus 2 vs Advance T-101BT: Speaker Beda Kasta yang Paling INSANE
Pengalaman Penggunaan Langsung
Pada posisi default dengan setelan bass dan treble di angka 0, karakter suara bawaan yang dihasilkan cenderung terasa berbentuk V-shaped. Karakter bass-nya sendiri punya ekstensi yang sangat dalam atau ngedip. Menurut gue, opsi settingan terbaik untuk mendapatkan kualitas audio harian yang paling stabil adalah dengan menurunkan tingkat bass-nya ke angka minus 2.
Tapi kalau lo lagi pengen suara yang barbar dan beneran nonjok ke depan, tingkat bass-nya tinggal lo naikkan saja lewat remote sampai maksimal ke angka plus 4. Pas dipakai buat menonton film memakai Mode Movie, efek surround arah kanan-kirinya berasa hidup banget dan solid, bikin adegan di layar terasa nyata di depan kita.
Untuk konektivitas nirkabelnya, kehadiran Bluetooth 5.3 di perangkat ini juga bekerja dengan aman karena tingkat delay-nya terasa cukup minim pas di-switch ke HP buat mendengarkan lagu secara portable. Penempatannya juga fleksibel, lo bisa menaruhnya langsung di meja TV atau digantung ke dinding memanfaatkan bracket mounting di bagian belakang bodi.
Hasil Pengujian Berdasarkan Use Case
Untuk Kamar
Kalau dibandingkan opsi sekelas, tampilannya terasa jauh lebih masuk ke estetika kamar minimalis. Bentuknya yang tidak mencolok membuatnya rapi saat dipasangkan dengan setup kamar tidur anak muda tanpa memakan banyak tempat.
Untuk Meja Kerja
Soundbar ini bisa melengkapi setup meja kerja yang berukuran luas sebagai sistem audio harian. Hanya saja, penempatan subwoofer harus diperhatikan karena jika diletakkan terlalu dekat dengan posisi duduk, getarannya bisa terasa terlalu dominan.
Untuk Outdoor
Karena mengandalkan kabel power konvensional sepanjang 1 meter yang harus dicolok ke listrik, soundbar ini lebih ideal untuk area dalam ruangan. Namun koneksi Bluetooth 5.3 miliknya tetap bisa diandalkan secara aman saat ingin memutar musik di area semi-outdoor seperti teras rumah.
Untuk Musik Bass
Semburan tenaga dari subwoofer eksternalnya membuat soundbar bass bertenaga ini sangat menyenangkan saat dipakai memutar musik bergenre rock atau elektro/DJ. Dentuman frekuensi rendahnya terasa bulat dan bertenaga di dalam ruangan yang luas.
Untuk Nonton Film
Ini adalah skenario penggunaan yang paling memuaskan. Kehadiran preset Mode Movie bawaannya sanggup mengubah atmosfer ruangan harian menjadi lebih megah dengan karakter suara vokal dan efek ledakan yang terdengar tebal dan solid.
Kelebihan Tribit Soundbar S1
- Desain Simpel dan Mewah: Tampilannya konvensional minimalis tanpa kosmetik berlebihan, sangat cocok buat memenuhi selera visual setup modern Gen Z.
- Build Quality Solid: Konstruksi bodi luar soundbar utama terasa padat dan kokoh di setiap sisi saat dipegang langsung.
- Setup Kabel Minimalis: Proses instalasi antar komponen sangat mudah karena boks subwoofer eksternal hanya butuh satu kabel colokan menuju bodi soundbar.
- Volume Suara Kencang: Berkat total power output 200 watt, semburan audionya sanggup memenuhi area ruangan besar hingga ukuran 12 x 12 meter.
- Mode Movie Maksimal: Memberikan peningkatan kualitas suara yang signifikan saat dipakai sebagai soundbar untuk netflix dengan efek surround yang hidup.
- Konektivitas Lengkap: Menyediakan port HDMI fisik untuk sambungan ke televisi serta dukungan Bluetooth 5.3 nirkabel dengan delay yang minim.
- Pemasangan Fleksibel: Sudah dilengkapi dengan wall mounting bracket di bagian belakang bodi jika pengguna ingin memasangnya menggantung di dinding.
Kekurangan Tribit Soundbar S1
- Tanpa Dukungan Aplikasi: Tidak menyediakan ekosistem aplikasi khusus di smartphone untuk kontrol menu atau update perangkat.
- Equalizer Grafis Absen: Pengaturan karakter suara hanya terbatas pada pengaturan intensitas komponen bass dan treble secara manual melalui remote kontrol harian.
- Distorsi Jarak Dekat: Karakter suara kurang cocok didengar dari jarak dekat kalau tingkat bass diatur maksimal (+4) karena bodi subwoofer bakal bergetar parah dan memicu sedikit distorsi.
- Mode S3D Cocok-cocokan: Efek menyebar pada Mode S3D membuat transisi antar suaranya terasa kurang kental, sehingga hasil suaranya akan kembali ke selera masing-masing pengguna.
Perbandingan dengan Kompetitor
Secara bentuk fisik dan kesan gagah yang ditawarkan, tampilan depan produk ini sekilas mirip dengan soundbar kelas atas dari merek Jepang terkenal yang berinisial “SS”. Namun, Tribit memilih jalur yang lebih ekonomis dengan memangkas fitur software yang rumit.
Di saat beberapa produk sekelas di rentang budgetnya menawarkan dekorasi bodi yang ramai dengan lampu atau bodi futuristis, Tribit S1 lebih berfokus pada kekuatan performa bass lewat subwoofer eksternal 6,5 inci dan kesederhanaan setup satu kabel.
Cocok untuk Siapa?
- Pencinta Maraton Film: Sangat cocok buat lo yang butuh rekomendasi soundbar minimalis untuk menikmati tayangan streaming di rumah dengan efek suara yang solid.
- Pemilik TV Ber-audio Standar: Menjadi pilihan pas bagi siapa saja yang ingin melakukan upgrade audio tv bawaan karena kualitas speaker bawaan layarnya terasa cempreng atau kurang bertenaga.
- Pengagum Setup Minimalis: Cocok untuk anak muda yang menyukai estetika ruang bersih dan rapi tanpa gangguan visual bodi speaker yang terlalu ramai.
Tidak Cocok untuk Siapa?
- Penggiat Audio Profesional: Tidak direkomendasikan bagi pengguna yang membutuhkan akurasi frekuensi tinggi via pengaturan equalizer grafis pita lebar.
- Pengguna Meja Sempit Jarak Dekat: Kurang cocok bagi lo yang ingin meletakkan boks subwoofer tepat di samping monitor dalam jarak dekat sambil menyalakan volume bass di tingkat maksimal.
- Kreator yang Bergantung pada Aplikasi: Tidak cocok untuk mereka yang malas menyimpan remote fisik dan lebih suka mengontrol semua ekosistem speaker via software hp.
Apakah Tribit Soundbar S1 Worth It?
Secara pengalaman penggunaan langsung, tribit soundbar s1 worth it untuk dipertimbangkan sebagai opsi peningkatan audio rumah. Lo memang harus menerima beberapa kompromi seperti ketiadaan aplikasi bawaan atau EQ grafis yang mendalam, tapi sebagai gantinya lo mendapatkan kualitas bodi yang kokoh serta performa bass yang sangat dalam di kelas harganya.
Perangkat ini layak dibeli jika prioritas utama lo adalah mencari kualitas suara bioskop rumah yang instan dan bertenaga tanpa perlu pusing memikirkan manajemen kabel yang rumit. Namun, kalau lo adalah tipe pengguna yang sensitif dengan detail vokal murni dan butuh kustomisasi EQ yang presisi, melirik opsi lain di kelas harga atas bisa menjadi keputusan yang lebih bijak.
Alternatif Selain Tribit Soundbar S1
Kalau prioritas lo adalah kualitas material bodi yang lebih premium atau kehadiran fitur manajemen software yang serba digital, lo bisa mencari opsi lain di kelas harga yang lebih tinggi. Tapi kalau prioritas utama lo adalah nilai fungsionalitas dan semburan daya bass besar yang ditawarkan untuk kelas budget, produk dari Tribit ini masih menjadi salah satu opsi yang cukup menarik untuk dilirik.
Kesimpulan
Tribit Soundbar S1 merupakan sebuah perangkat audio harian yang lumayan solid untuk mendongkrak kualitas hiburan di ruang tengah. Nilai jual utamanya terletak pada desain minimalis yang elegan, kepraktisan setup satu kabel, serta performa bertenaga dari subwoofer eksternalnya saat memutar konten film. Meskipun masih memiliki keterbatasan di sisi fitur software kustomisasi, soundbar ini tetap menawarkan nilai value yang sepadan bagi pengguna yang ingin memindahkan sensasi menonton bioskop ke dalam kamar pribadi.
FAQ
Apakah Tribit Soundbar S1 support kontrol lewat aplikasi handphone? Tidak, soundbar ini tidak dibekali dukungan aplikasi pendukung di handphone, sehingga pengoperasiannya sepenuhnya bergantung pada remote kontrol bawaan.
Bagaimana cara mengubah karakter suara pada soundbar ini? Kustomisasi karakter suara dilakukan secara manual menggunakan remote kontrol bawaan untuk menaikkan atau menurunkan intensitas komponen bass (skala -4 hingga +4) dan treble.
Apakah paket penjualannya sudah termasuk bracket untuk dipasang di dinding? Iya, bodi belakang soundbar sudah dilengkapi bracket mounting bawaan, dan di dalam boks penjualannya sudah disertakan unit fischer serta baut untuk pemasangan di dinding.
Apakah koneksi Bluetooth 5.3 pada speaker ini mengalami delay parah? Berdasarkan pengujian, konektivitas nirkabel Bluetooth 5.3 pada perangkat ini memiliki tingkat delay yang cukup minim saat dihubungkan ke smartphone untuk memutar lagu harian.
Apakah subwoofer bawaannya memicu suara distorsi? Suara distorsi minor hanya akan terasa jika lo menyalakan intensitas bass pada level maksimal (+4) dan mendengarkannya dari jarak yang terlalu dekat karena getaran bodinya yang bertenaga.
Spesifikasi Lengkap
| Komponen Perangkat | Rincian Data Teknis |
|---|---|
| Nama Produk | Tribit Soundbar S1 |
| Konfigurasi Saluran | 2.1 Channel System |
| Total Daya Listrik | 200 watt |
| Daya Driver Soundbar | 100 watt (Dua Driver x 50 watt) |
| Daya Subwoofer | 100 watt |
| Ukuran Komponen Sub | Driver Subwoofer 6,5 inci & Sub Port 6 inci |
| Konektivitas Nirkabel | Bluetooth 5.3 |
| Kelengkapan Port | HDMI, USB, AUX In 3,5 mm, Sub Out, Port Power |
| Tombol Kontrol | Power, Source/Konektivitas, Volume +, Volume – |
| Sistem Redaman | Lapisan karet pelindung getaran di bagian bawah soundbar |
| Sistem Penempatan | Tersedia opsi gantung via bracket mounting di sisi belakang |
| Panjang Kabel Power | Sekitar 1 meter |
| Panjang Kabel Jack | Sekitar 120 cm (3,5 mm ke 3,5 mm) |
| Dukungan Aplikasi | Tidak disebutkan / Tidak tersedia |
| Opsi Pengaturan Nada | Intensitas Bass (-4 hingga +4) & Treble via remote fisik |
| Isi Dalam Paket | Soundbar, Subwoofer, Remote + Baterai, Kaki Subwoofer, Buku Panduan, Kabel Power, Kabel AUX, Fischer & Baut |
Tribit Soundbar S1 Speaker Home Theater Sound Bar Wired Subwoofer 200W 2.1 TV Theatre Remote Control
Kekuatan Powerful:Speaker soundbar dengan output daya puncak 200W dilengkapi subwoofer mandiri 100W berkabel dan soundbar 100W, menghadirkan suara superior untuk menyempurnakan pengalaman film, musik, dan game Anda. Shocking Bass: Menghasilkan suara bertenaga 100w dari dua speaker full-range arena pacuan kuda. Dilengkapi dengan subwoofer 6,5 inci dan 2,1 saluran, menghasilkan bass yang dalam dan menggelegar untuk pengalaman seperti teater di rumah. EQ yang disesuaikan: Beralih dengan mudah antara mode Musik, Moive, Berita, dan X-3D menggunakan remote control. Mode X-3D menciptakan efek stereo yang diperluas, menghasilkan suara yang imersif. Sempurna untuk musik, film, dan berita dengan audio dinamis berkualitas tinggi. Berbagai Opsi Koneksi: Soundbar mendukung Bluetooth 5.3, AUX, HDMI, dan USB, menyediakan konektivitas fleksibel untuk perangkat Anda. Baik itu TV atau ponsel cerdas Anda, nikmati streaming audio yang lancar dan pengalaman hiburan yang mudah. (Koneksi HDMI ARC tergantung dengan kompatibilitas TV anda dirumah) Tampilan LED: Tetap terinformasi dengan tampilan LED internal di Soundbar, memberikan informasi real-time mengenai status koneksi, tingkat volume, dan mode EQ untuk pengalaman yang ramah pengguna dan menarik. *Technical Specs: Bluetooth Version: 5.3 Bluetooth Range: 30m Channel: 2.1 Frequency response: 40Hz-20kHz Maximum transmission power: <4dBm Control remote control: Working temperature 0-45° Power supply: 100 – 240V, 50/60Hz Speaker/driver size: Transducers Subwoofer (wired):6.5inch Racetrack*2: 44*100mm Power Output: Soundbar Peak Power Output :2 x 50W Subwoofer Peak Power Output : 100W Protocol: A2DP , AVRCP Codec Support: SBC Audio input: AUX/Bluetooth/HDMI/USB Dimensions (H x W x D) Soundbar:813*60*65mm Subwoofer: 330*205*280mm Weight Soundbar: 1.67KG Subwoofer:4.71KG Standby Support (without audio input in 20min) Built-in mic not support TWS Pairing not support
